DOKTRIN KESEMBUHAN DALAM PELAYANAN KARISMATIK DI ERA PANDEMI COVID 19

Authors

  • Michelle Fortunella Sugianto STT SATYABHAKTI

Keywords:

KESEMBUHAN, Pentakosta, gereja, covid 19, doktrin, mukjizat kesembuhan, corona virus

Abstract

Abstrak

Pada akhir tahun 2019, seluruh dunia mulai digemparkan oleh sebuah virus
berbahaya yaitu virus Covid-19. Begitu banyak orang yang terjangkit virus yang
sangat mudah menular ini, sehingga harus diisolasi, dirawat di rumah sakit,
hingga penyakit ini merenggut jutaan nyawa. Orang-orang Karismatik, termasuk
para pendeta sangat mengharapkan mukjizat Tuhan dinyatakan pada masa Covid19 seperti ini, sangat mengimani virus ini dapat segera lenyap dan orang percaya
segera disembuhkan dengan kuasa nama Yesus. Pada faktanya, segala sesuatu
yang terjadi dalam setiap kehidupan umat-Nya tidak pernah terlepas dari
kedaulatan dan rencana Allah. Makalah ini memaparkan pandangan Karismatik
mengenai doktrin kesembuhan dan aplikasinya pada era pandemi Covid 19.
Makalah ini bermaksud menunjukkan bahwa mukjizat kesembuhan yang
dipercayai oleh kaum Karismatik masih berlaku di masa Pandemi ini, namun tidak
dapat dijadikan sebagai pola yang pasti dialami semua orang yang terjangkit virus
ini, karena mukjizat kesembuhan tetap berada di dalam kedaulatan dan rencana
Allah dalam kehidupan setiap umat-Nya.

 

Abstract

At the end of 2019, the whole world began to be hit by a dangerous virus called
Covid-19 virus. So many people infected by this highly contagious virus, that they
have to be isolated, hospitalized, and this virus have taken millions of people’s lives.
Charismatic people, including the pastors are hoping that God's miracles will be
revealed during covid-19, so that the virus can disappear immediately and believers
soon will be healed by the power of Jesus' name. The fact is everything that
happens in every people’s life is never separated from God's sovereignty and plan.
This paper presents charismatic views on the doctrine of healing and its application
in the era of the Covid 19 pandemic. This paper aims to show that the miracle of
healing that believed by the Charismatic is still valid in this pandemic, but cannot be
used as a pattern that is certainly experienced for all who infected by this virus,
because miracles of healing keep based on God's sovereignty and plan in the lives of
everyone of His people.

 

 

References

Alexander, Kimberly Ervin. Pentecostal Healing: Models in Theology and Practice.

Blandford Forum, England: Deo, 2006.

Brown, Candy Gunther. Global Pentecostal and Charismatic Healing. Oxford, New

York: Oxford University Press, 2011.

Brown, Candy Gunther. From Tent Meetings and Store-front Healing Rooms to

Walmarts and the Internet: Healing Spaces in the United States, the Americas,

and the World, 1906-2006. Church History: Vol 75 (No 3): 639-640.

Calvin, Yohanes. Institutes of the Christian Religion. California, US: CreateSpace

Independent Publishing Platform, 2011.

Lennox, John C. Where is God in Coronavirus World?, diterjemahkan oleh Budianto

Lim. Jakarta, Indonesia: Literatur Perkantas Jawa Timur, 2020.

Lewis, C. S. The Problem of Pain. Oxford, US: Harper Collings E-books, 1940.

Liandon, Roberts. John G Lake tentang Kesembuhan. Jakarta, Indonesia: Light

Publishing, 2017.

Downloads

Published

2020-12-04